Ahok: Aku Digantung nih, di Sini Nggak Diterima di Sana Dibilang Penista Agama

ahok-banjir_20161206_221238

Angkamujur.com – Calon gubernur DKI Jakarta nomer dua, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengakui banyak diprotes oleh beberapa warga kristen atas kebijakannya yang banyak bangun masjid.

Ahok memulai ceritanya dari kebijakannya bangun masjid besar di di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat.

Menurut Ahok, beberapa warga kristen yang memprotesnya mempertanyakan tidak ada kebijakan yang sama pada pembangunan gereja.

” Mengapa tidak bangun gereja. Saya bingung juga lantaran gereja tidak dapat digunakan bareng. Ingin turut aliran mana. Bila gue bangun gereja cabang gereja saya tentu memprotes kalian, ” tutur Ahok.

Hal semacam itu diceritakannya dihadapan warga pendukung yang ada di Tempat tinggal Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (7/12/2016).

Ahok lalu meneruskan ceritanya mengenai pembangunan masjid di Balai Kota. Seperti di Daan Mogot, Ahok menyebutkan ada beberapa warga kristen yang mempertanyakan mengapa dia tak bangun gereja di tempat yang sama.

Menyikapi hal semacam itu, Ahok menerangkan kalau orang Islam miliki keharusan untuk melaksanakan ibadah sehari-hari.

Diluar itu, ada juga beribadah Shalat Jumat yang dilangsungkan di sela-sela aktivitas kerja.

” Saya ingin buat gereja di Balai Kota namun orang kristen masuknya hari Minggu ya, ” tutur Ahok.

Atas keadaan tersebut, Ahok menyebutkan dianya saat ini sesungguhnya ada di posisi yang susah.

” Orang kristen katakan saya ngambil hati orang muslim, orang muslim katakan saya penista agama. Saya bingung. Disini dimarahin, disana tidak di terima juga. Ibaratnya surga tidak nyampe, neraka melalui. Gantung di tengah-tengah dosanya. Kasian sangat, ” tutur Ahok disambut tawa warga.