Perbedaan Antara Affiliate Marketing dengan Reseller

Perbedaan dari affiliate marketing dengan reseller, Untuk jenis bisnis affiliate, Anda tidak perlu melakukan penjualan secara langsung.

AngkaMujur.com – Berbisnis online merupakan cara terbaik untuk Anda yang igin menghasilkan penghasilan lebih dari media internet. Selain mudah, pasarannya pun sangat luas dan selalu berkembang setiap harinya. Untuk saat ini terdapat berbagai jenis bisnis online di Internet, terdapat dua model bisnis yang sedang populer, yaitu etingaffiliate marketing dan reseller.

Bagi orang tidak akrab dengan istilah yang satu ini, kedua sistem ini seringkali membingungkan setiap orang. Alhasil, banyak orang yang mengangap keduanya adalah hal yang sama. Padahal sesungguhnya kedua model bisnis ini sangat berbeda, meskipun tujuannya sama. Tujuannya adalah menjual produk pada konsumen. Oleh karena itu jangan sampai Anda salah persepsi. Simak penjelaskan berikut tentang affiliate marketing dan reseller.

Perbedaan dari affiliate marketing dengan reseller

Affiliate Marketing

Untuk jenis bisnis affiliate, Anda tidak perlu melakukan penjualan secara langsung. Anda hanya membantu untuk merekomendasikan untuk orang-orang agar membeli produk yang ada disitus tersebut. Oleh karena itu, tidak diperlukan modal yang banyak untuk memulai bisnis affiliate. Selain itu, job desk yang Anda miliki pun sangat mudah.

Anda tidak harus langsung berhubungan dengan customer maupun dengan merchantnya untuk mendapatkan uang. Anda hanya perlu untuk memasang iklan dari bisnis affiliate Anda dan mempromosikannya. Jika terdapat orang yang melakukan pembelian melalui rekomendasi Anda tersebut, maka Anda akan mendapatkan komisi sesuai dengan perjanjian.

Hal yang terpenting adalah Anda harus memiliki pengunjung blog atau website yang ramai terlebih dahulu sebelum Anda memulai bisnis affiliate marketing. Pada dasarnya, situs-siut pada program affiliate pun memberikan syarat tertentu terkait affiliate yang akan mereka terima.

Reseller

Untuk model bisnis yang satu ini merupakan model bisnis online yang sangat populer di media Internet. Berbeda dengan affiliate marketing, Anda terlebih dulu harus melakukan penjualan produk dengan cara seperti membeli produk-produk yang akan Anda jual. Oleh karena itu Anda akan membutuhkan sejumlah modal untuk memulai bisnis reseller.

Tidak hanya itu, sebagai seorang reseller Anda pun harus rajin melakukan pemasaran agar produk Anda laris terjual. Seorang reseller harus memiliki keahlian dalam memasarkan barang agar produk yang Anda pasarkan tidak menjadi barang mati. Anda pun harus dengan ramah melayani langsung customer Anda setiap waktu.

Namun, keuntungan yang didapat oleh seorang reseller sangatlah besar sekitar 30 hingga 80 persen dari harga barang. Tentunya, perbedaan presentase ini sangat terasa kalau dibandingkan dengan affiliate marketing. Kalau Anda rajin, bisnis reseller ini bisa menjadi sangat menguntungkan.

Alasan mengapa banyak affiliate gagal menjual

Prospek dari seorang pembisnis affiliate marketer adalah penjualan. Oleh karena itu, komisi yang mereka harapkan adalah untuk dibayarkan oleh perusahaan. Tetapi lebih dari itu, sebenarnya terdapat hal yang tidak kalah penting untuk diperhatikan adalah beberapa kegagalan yang menimpa sedikit affiliate marketer baik dari luar negeri maupun dalam negeri.

Baca juga : Kunci Sukses Afiliasi Marketing

Semua itu tentu tidak terjadi dengan begitu saja. Terdapat sebab-sebab yang memang sudah seharusnya bisa untuk diantisipasi oleh seorang affiliate marketer. Namun, dalam konteks hal ini adalah gagalnya seorang affiliate marketer menjual produk. Dapat dikatakan bahwa kegagalan semacam ini sudah sering terjadi pada affiliate marketer, maka dengan komisi yang diharapkan pun sirna.

Tidak dapat dihindari, bahwa setiap penjualan yang menjadi penghasilan dari bisnis affiliate marketing. Namun, untuk tetap bisa mengantisipasi hal yang gagal seperti ini, diperlukan analisa tentang penyebab banyaknya affiliate yang gagal menjual.

Beberapa Penyebab Affiliate Gagal Menjual

Tidak Membangun Komunikasi

Sangat tidak mungkin jika tidak melibatkan kemampuan berkomunikasi dalam bisnis online. Termaksuk untuk bisnis affiliate marketing. Teknik komunikasi yang harus dilakukan hendaknya dapat untuk menyesuaikan dengan konsumen yang sedang dihadapi. Yakinkah mereka untuk membeli produk tersebut merupakan hal yang tepat dan tempat pembeliannya juga sudah tepat.

Tidak Memberikan Informasi Yang Jelas

Adapun terdapat suatu informasi jelas yang dimaksud adalah terkait tentang produk yang sedang dipromosikan. walaupun penjualan adalah target utama, satu hal yang perlu diingat bahwa semuanya membutuhkan proses. Untuk menjadi seorang affiliate marketer, Anda harus paham benar bahwa informasi tentang produk merupakan hal utama yang dibutuhkan oleh konsumen.

Tanpa adanya informasi yang jelas tentang sebuah produk, bisa dipastikan konsumen akan ragu sehingga kemungkinan terjadinya jual beli semakin kecil. Oleh karena itu, jangan pernah meremehkan yang namanya informasi yang lengkap terkait produk yang sedang di promosikan.

Kurang Giat, Tekun, dan Kerja Keras.

Untuk menjadi seorang pebisnis tentu bukanlah hal yang mudah. Sekalipun banyak yang mengatakan itu mudah, tetap saja sikap giat, tekun, dan juga kerja keras adalah hal dasar yang tidak boleh dianggap remeh. Sikap ini harus selalu ada dalam perilaku affiliate marketer. Dengan demikin, Anda akan tanggup dalam menghadapi segala kemungkinan yang akan terjadi terkait tentang hasil penjualan.

Beberapa hal penting yang harus diperhatikan oleh Affiliate Marketer

Sebelum Anda benar-benar memutuskan untuk bergabung dalam program atau bisnis affiliate marketing. Ada baiknya, Anda memperhatikan beberapa hal penting yang harus dijadikan sebagai pertimbangan.

Dengan begitu Anda akan sukses dengan mendapatkan penghasilan komisi affiliate yang banyak. Bukan hanya itu, dalam memilih suatu program atau produk affiliate yang tepat termasuk hal yang penting dan membutuhkan pertimbangan yang sesuai.

Saat Anda ingin melakukan bisnis affiliate marketing, ada baiknya untuk memperhatikan beberapa hal penting. Seperti seharusnya bergabung tidak dikenakan biaya besar dalam program afiliasi. Anda juga bisa memulai dengan produk affiliate yang harganya terjangkau.

Pemilik produk harus menyediakan alat pemasaran untuk Anda dan cara menggunakannya cukup mudah. Terutama dalam memasarkan link affiliate dan membuat proses penjualan menjadi lebih cepat.

Selanjutnya dengan mengetahui seberapa terkenalnya produk affiliate yang akan Anda pilih. Dengan begitu Anda dapat memastikan, bahwa produk affiliate yang dipilih memiliki kualitas tinggi dan populer pada masyarakat luas.

Lakukan juga cek pembayaran komisi dan pastikan untuk pihak pemilik produk membayar komisi tepat waktu. Terakhir pilih program affiliate yang termasuk program 2 level, karena mereka akan memberikan komisi berdasarkan banyaknya penjualan yang telah Anda hasilkan.

Hal yang Dibutuhkan Affiliate Marketer

Untuk memulai bisnis affiliate ini, Anda perlu memperhatikan 5 hal yang dibutuhkan. Mulai dari melakukan survey, mempersiapkan situs atau blog yang Anda miliki, buat perencanaan bisnis, tekun dalam menjalankan bisnis affiliate dan jangan malas. Pastikan juga untuk selalu meningkatkan traffic penjualan atau para pengunjung yang datang.

Karena dengan memiliki traffic yang tinggi, maka target marketing yang Anda miliki secara otomatis juga akan ikut naik menjadi tinggi. Jadi jika tidak terdapat traffic, maka penjualan juga tidak akan terjadi dan tidak akan ada bisnis yang dapat Anda lakukan.

Author: admin