Jenis-jenis program Affiliate Marketing

Jenis - jenis program affiliate marketing terdiri dari 5 yaitu 1. Pay Per Click 2. Pay Per Sale 3. Pay Per Lead 4. Cost Per Action 5. Paid To Click

AngkaMujur.com – Untuk saat ini banyak orang yang mengira affiliate program marketing hanya terbatas pada program PPS atau Pay Per Sale. Padahal program google adsense itupun termasuk dalam salah satu jenis program affiliate marketing yaitu PPC atau Pay Per Click atau komisi dibayar per klik iklan.

Program affiliate marketing merupakan suatu program pemasaran online. Affiliate merupakan program yang melibatkan tiga pihak yang melakukan kerja sama yaitu affiliate marketer (Mitra Pemasar), Merchant (Pengelola marketplace), dan Vendor (Mitra pemasar). Dengan perjanjian dan aturan yang telah dibicarakan pada awal.

Tujuan mengetahui jenis-jenis program affiliate

Untuk memulai sebuah bisnis online ada baiknya, mengetahui latar belakang dari bisnis itu. Dalam affiliate marketing, terdapat jenis-jenis program affiliate. Tujuan untuk mengetahui jenis-jenis program affiliate adalah membuka pikiran Anda tentang dunia bisnis online terutama di bidang affiliate marketing. Bukan hanya itu, tujuan lainnya adalah agar Anda lebih mengetahui kelebihan dan kekurangan pada masing-masing jenis program affiliate marketing sehingga Anda bisa memilih program affiliate yang cocok dengan Anda.

Sebenarnya terdapat banyak jenis-jenis program affiliate marketing di dunia online, tetapi yang umumnya dan harus Anda ketahui adalah 4 jenis dari program affiliate marketing.

Berikut 5 Jenis Program Affiliate Marketing

1. PTC atau Paid To Click

PTC atau Paid To Click merupakan suatu program affiliate pemasaran secara online yang akan mendapatkan komisi untuk Anda, jika Anda mengeklik iklan yang Anda pasang sendiri.

Wah kok bisa yah? Dengan mengeklik iklan sendiri mendapatkan komisi, lalu mengapa perusahaan pemasang iklan mau membayar?

Perusahaan yang menggunakan jenis program affiliate PTC mempunyai kepentingan agar webnya dapat tampil pada halaman pertama google karena terdapat banyak kunjungan. Bukan hanya itu, Perusahaan itu melakukannya agar yang ikut pada program PTC termakan iklan yang dipasangnya dan ikut mendaftar pada program yang ditawarkan oleh iklan tersebut.

Pada umumnya iklan yang Anda pasang itu targetnya adalah Anda sendiri. Oleh karena itu, jangan mudah terbujuk oleh iklan yang menjanjikan pendapatan besar secara cepat dan mudah sebelum Anda benar-benar mengetahuinya.

Kelebihan dari program PTC atau Paid To Click

  • Anda tidak perlu memiliki website
  • Untuk mendapatakan penghasilan komisi mudah, hanya perlu mengeklik iklan sendiri
  • Pendaftaran yang mudah dan gratis

Kekurangan dari program PTC atau Paid To Click

  • Penghasilan komisi yang kecil
  • Terdapat banyak penipuan dari iklan yang ditawarkan

Pada program PTC targetnya ialah Anda sendiri yang dirayu untuk membeli dengan setiap hari mengklik iklan dan lama-lama tertarik untuk membeli atau ikut dalam program iklan tersebut.

2. PPC atau Pay Per Click

PPC atau Pay Per Click adalah suatu program affiliate pemasaran online yang akan memberikan komisi untuk Anda, apabila terdapat orang yang mengeklik iklan Anda.

Program Affiliate satu ini sangat digemari para blogger Indonesia untuk mendapatkan komisi dari blog, terutama dari Google Adsense. Terdapat program PPC local yaitu kliksaya.com, kumpulblogger, Adsensecamp, dan Adplus. Program PPC luar negeri antara lain, yaitu Media.net, Infolinks, dan Chitika.

Kelebihan dari program PPC atau Pay Per Click

  • Anda tidak perlu untuk merayu pengujung untuk mengeklik iklan.
  • Anda juga tidak perlu melakukan follow up kepada calon pembeli.
  • Tugas Anda hanya membuat agar webnya terdapat banyak pengunjung.

Kekurangan dari program PPC atau Pay Per Click

  • Untuk pendaftaran biasanya sulit, biasanya vistor web atau blognya harus banyak.
  • Komisi kecil per klik hanya Rp. 500 – Rp. 1.500.
  • Ancaman kena banned atau pemutusan hubungan karena melanggar peraturan.

Pada program PPC atau Pay Per Click targetnya merupakan mencari calon pembeli selanjutnya perusahaan yang mengiklan akan melakukan follow up.

3. CPA atau Cost Per Action

CPA atau Cost Per Action adalah program afffiliate pemasaran secara online, dimana komisi akan diberikan jika terdapat orang yang mengeklik iklan dan melakukan tindakan pengisian email, nama atau melakukan download.

Tindakan apa saja yang dilakukan agar mendapatkan komisi?

  • Mengisi survei
  • Mengisi formulir pendaftaran
  • Mengisi Alamat Email
  • Mendownload File
  • Berlangganan pada suatu layanan
  • Menginstall aplikasi ataupun software
  • Memberikan informasi tentang kartu kredit.

Kelebihan dari program CPA atau Cost Per Action

  • Untuk pendaftarannya mudah
  • Anda tidak perlu melakukan follow up terhadap calon pembeli yang telah melakukan pembelian pada produk
  • Komisi yang lumayan besar, tergantung tindakan apa yang diperlukan. Semakin lengkap maka semakin besar pula komisi yang didapat.

Kekurangan dari program CPA Atau Cost Per Action

  • Harus memiliki keahlian dalam copywriting untuk membujuk orang untuk melakukan tindakan pendaftaran.
  • Memiliki target pengunjung yang harus didatangkan

Program CPA atau Cost Per Action akan melakukan follow up yang dilakukan oleh perusahaan pengiklan dengan data yang sudah dimasukkan calon pembeli

4. PPS atau Pay Per Sale

Program affiliate pemasaran secara online dimana komisi yang diberikan setelah terjadinya penjualan.

Dari semua jenis-jenis program affiliate yang ada, program PPS atau Pay Per Sale merupakan yang paling sulit. Dikarenakan Anda harus mulai dari awal untuk mendatangkan pengunjung yang tertarget, kemudian melakukan aksi follow up agar pengunjung melakukan pembelian oleh karena itu komisi yang didapatkan lumayan besar. Komisi yang didapat berkisar 30% sampai 70% dari hasil penjualan.

Kelebihan dari program PPS atau Pay Per Sale

  • Sistem pendaftarannya mudah dan sebagian besar tidak dikenakan biaya atau gratis.
  • Penghasilan komisi yang lumayan besar yaitu 30% sampai 70%.

Kekurangan dari program PPS atau Pay Per Sale

  • Dibutuhkan keahlian khusus copywriting untuk membujuk orang untuk melakukan aksi pembelian
  • Anda harus bisa mendatangkan pengunjung yang banyak dan telah tertarget
  • Anda juga harus melakukan follow up agar pengunjung mau untuk membeli produk Anda.

Pada program PPS atau Pay Per Sale melakukan follow up yang dilakukan oleh Anda sendiri sebagai affiliate marketer, melakukan follow upnya melalui fans page, group, bbm, line, sms, dan email.

5. PPL atau Pay Per Lead

Pada program PPL atau Pay Per Lead komisi akan keluar apabila Anda melakukan prospek (Lead) yang Anda bawa pada situs merchant melalui link affiliate. Komisi yang didapatkan biasanya adalah $ 0,10 sampai $ 0.25/ lead. Merchant PPL ini biasanya adalah situs asuransi, property, dan aplikasi pinjaman.

Keuntungan dari program PPL atau Pay Per Lead

  • Pendaftaran yang mudah dan gratis.
  • Penghasilan komisi yang lumayan besar.

Kerugian dari program PPL atau Pay Per Lead

  • Dibutuhkan keahlian khusus copywriting untuk membujuk orang untuk melakukan aksi pembelian
  • Anda harus bisa mendatangkan pengunjung yang banyak

Baca juga : Situs Program Affiliate Marketing Indonesia

Kesimpulan

Dari 5 jenis program affiliate, pemasaran targetnya adalah agar terjadi penjualan. Menurut Anda, jenis program affiliate marketing mana yang lebih mudah dan gampang untuk dilakukan? Pilihlah jenis program affiliate marketing yang cocok dan pastinya Anda bisa menjalankannya.

Author: admin